Menyuap Resah lalu, di manakah embun itu singgah ketika dengan sayup sepi meninggalkan kita, meninggalkan kita dengan pertikaian pertikaian yang ters... risza setiawan September 18, 2021 0
Angin dan Sang Guru Gunung itu menjulang begitu tinggi hingga puncaknya seperti menembus langit dengan awan-awan yang mengitarinya. Begitu tegar berdiri ia,... risza setiawan November 24, 2019 0
Benarkah Pencarian Itu? diakah kembara itu yang merayu angin di tangannya yang menangis oleh batu-batu zaman? tak ingin kurayu ia dengan lumuran kenangan ya... risza setiawan October 15, 2019 0
Menyaksikan Hujan Senyum hujan penantian hujan rindu yang menghujan hingga malam menyeluruh mereguk hujan. Aku duka mendekap lara Aku luka kian juma... risza setiawan October 15, 2019 0
Kutukan Efrosina Waktu makin murung tua oleh masehi-masehi yang berlari seperti cahaya barat yang tinggal sepenggalan, Masih saja aku meringkuk di baw... risza setiawan August 03, 2019 0
Kerinduan bila, kerinduan adalah rerantingan tak mesti patah abadi dijenguk kesunyian burung-burung malam yang iba pada separuhan bulan yang ... risza setiawan July 26, 2019 0
Malam Sebelum Kiamat Malam masih menggantung dengan lekukannya yang seperti kubah raksasa. Kegelapannya menciptakan perbatasan abadi bagi jangkauan mata. T... risza setiawan July 24, 2019 0
Ingin Pulang aku ingin pulang ke arah di mana aku datang sudah menaksir jalan meningkahi kesenyapan yang timbuni gejolak merasai bulir-bulir yan... risza setiawan July 19, 2019 0
Menanti ketika musik itu karam menjelmakah prosa dari celah deretan gigi-gigimu yang putih? sementara rumput masih bergoyang dan di antaranya ... risza setiawan July 19, 2019 0
Cicak di Dinding Cicak-cicak di dinding Diam-diam merayap ... “Adakah kau lihat cicak itu, sayangku?” Sang prabu mendekap tubuh wanita itu di pemb... risza setiawan July 17, 2019 0